Minggu, 30 Agustus 2015
SOROT
SAMARINDA, -Kebakaran hebat kembali melanda Kota Tepian, tepatnya dikawasan Jalan Abdul Muthalib, Samarinda Ilir, Minggu (30/8) pukul 21.00 Wita.
Api yang
semula kecil tiba-tiba saja membesar dan mengamuk, membakar apa saja yang ada
di sekitarnya. Teriakan kepanikan pun bersahutan. Puluhan warga berusaha
memadamkan api dengan alat sekadarnya. Sementara yang lainnya sibuk
menyelamatkan harta bendanya. Di tengah kepanikan, tangisan dari para ibu serta
anak kecil yang ketakutan juga semakin banyak terdengar.
Kebakaran
itu diduga bersumber dari Gang 82, RT 07, dari rumah keluarga Koyib (45)
yang saat itu sedang dalam keadaan kosong.
Dikatakan
salah satu warga yakni, Ambo Dalle (34) yang juga tetangga Koyib. Saat kejadian
menurutnya Koyib sedang pergi ke masjid yang berada di seberang kediamannya.
"Dia
(Koyib, Red) waktu itu lupa mematikan kompor terus pergi ke pengajian di
seberang jalan," jelas Ambo.
Tepat
pukul 21.00 Wita tiba-tiba saja api membesar dari kediaman Koyib.
"Kami
sudah beramai-ramai hendak memadamkan namun karena api terlalu
besar
kami memilih mengamankan barang," tutur Ambo.
Kediaman
Koyib dikatakan Ambo hanya berselang dua rumah dari kediamanya.
Saat api
sudah membesar, Ambo beserta tetangga yang lain langsung
melakukan
evakuasi barang.
"Rumah
saya cuma tersisa depannya saja, sekitar 80 persen rumah saya
habis,"
tambah Ambo.
Sadar
bahwa api tak lagi bisa dikendalikan, beberapa warga lain berupaya menghubungi
pemadam kebakaran. Saat api membesar dan melahap habis rumah Koyib pasukan
pemadam datang.
Pukul
23.00 Wita atau sekitar dua jam berjuang, pasukan pemadam baru bisa menjinakkan
api. Dari pantauan Sapos di lokasi kejadian, puluhan rumah atau hampir
tiga RT dipastikan luluh lantak diamuk api. Sementara puluhan warga lainnya
masih sibuk mengamankan barang-barangnya.
Wajah-wajah
sedih terlihat dari raut muka mereka. Sedangkan hingga berita ini dibuat
belum diketahui pasti jumlah rumah yang terbakar serta berapa kepala keluarga
yang menjadi korbannya.
