Senin, 31 Agustus 2015

Si Jago Merah Mengamuk Melanda Abdul Muthalib

Minggu, 30 Agustus 2015

SOROT SAMARINDA, -Kebakaran hebat kembali melanda Kota Tepian, tepatnya dikawasan Jalan Abdul Muthalib, Samarinda Ilir, Minggu (30/8) pukul 21.00 Wita.

Api yang semula kecil tiba-tiba saja membesar dan mengamuk, membakar apa saja yang ada di sekitarnya. Teriakan kepanikan pun bersahutan. Puluhan warga berusaha memadamkan api dengan alat sekadarnya. Sementara yang lainnya sibuk menyelamatkan harta bendanya. Di tengah kepanikan, tangisan dari para ibu serta anak kecil yang ketakutan juga semakin banyak terdengar.

Kebakaran itu diduga bersumber dari Gang 82, RT 07, dari rumah keluarga Koyib (45) yang saat itu sedang dalam keadaan kosong.
Dikatakan salah satu warga yakni, Ambo Dalle (34) yang juga tetangga Koyib. Saat kejadian menurutnya Koyib sedang pergi ke masjid yang berada di seberang kediamannya.

"Dia (Koyib, Red) waktu itu lupa mematikan kompor terus pergi ke pengajian di seberang jalan," jelas Ambo.
Tepat pukul 21.00 Wita tiba-tiba saja api membesar dari kediaman Koyib.
"Kami sudah beramai-ramai hendak memadamkan namun karena api terlalu
besar kami memilih mengamankan barang," tutur Ambo.
Kediaman Koyib dikatakan Ambo hanya berselang dua rumah dari kediamanya.
Saat api sudah membesar, Ambo beserta tetangga yang lain langsung
melakukan evakuasi barang.
"Rumah saya cuma tersisa depannya saja, sekitar 80 persen rumah saya
habis," tambah Ambo.

Sadar bahwa api tak lagi bisa dikendalikan, beberapa warga lain berupaya menghubungi pemadam kebakaran. Saat api membesar dan melahap habis rumah Koyib pasukan pemadam datang.

Pukul 23.00 Wita atau sekitar dua jam berjuang, pasukan pemadam baru bisa menjinakkan api. Dari pantauan Sapos di lokasi kejadian, puluhan rumah atau hampir tiga RT dipastikan luluh lantak diamuk api. Sementara puluhan warga lainnya masih sibuk mengamankan barang-barangnya. 

Wajah-wajah sedih terlihat dari raut muka mereka. Sedangkan hingga berita ini dibuat belum diketahui pasti jumlah rumah yang terbakar serta berapa kepala keluarga yang menjadi korbannya.